Rabu, 02 Mei 2012


Mobil Tanpa Sopir, dari Google hingga BMW

Meski tanpa sopir, mesin tetap mesin. Mesin butuh seorang operator sebagai pengendali.


Seorang tunanetra tengah mengendarai Google Driveless Car (Dailymail)

VIVAnews - Tekonologi modern dunia otomotif telah mengambil langkah yang lebih jauh dengan menciptakan teknologi driveless car yang memungkinkan pengemudi mengendarai mobil tanpa kontak langsung dengan kemudinya. Dengan kemajuan ini tentunya akan membuat kehidupan semua orang menjadi lebih mudah. 

Ketika mobil otomatis diujicobakan, hasilnya sangat memuaskan. Namun terlepas dari kecanggihan teknologi itu, mobil otomatis ini juga pastinya memiliki kekurangan.

Mengendarai mobil tak semudah yang dibayangkan, walaupun menggunakan mobil otomatis. Tentunya diperlukan juga sumberdaya manusia untuk mengendalikannya. Mesin tetaplah mesin, yang tetap membutuhkan seorang operator untuk mengendalikannya. Pada Selasa, 17 April 2012, Automotto.com,menjelaskan kekurangan dan kelebihan pada mobil otomatis ini.

Beberapa mobil prototipe mobil otomatis memang telah diperkenalkan bahkan diujicobakan. Baru-baru ini pemerintah kota Nevada, Amerika Serikat ikut mendukung program ini dengan memperbolehkan jalan raya di kota tersebut untuk digunakan sebagai ajang pengujian kendaraan-kendaraan otomatis. Berikut ini kami memberikan contoh empat jenis mobil otomatis yang telah dikembangkan.

1. Google Driverless Car

Teknologi mobil otomatis dari Google ini dapat menjadi kemajuan yang sangat baik bagi masa depan dunia otomotif. Beberapa tahun lalu, perusahaan teknologi Internet yang paling populer ini telah mengujicobakan sistem ini di tujuh kendaraan yang berbeda dan mampu berjalan sejauh 140.000 mil.
Mobil ujicoba yang terdiri dari Audi TT dan enam Toyota Prius Hybrid, dilengkapi dengan teknologi yang menggunakan radar, video, GPS Cams, dan Laser. Mobil-mobil tersebut juga ditambahkan sensor-sensor berputar yang bisa melihat 360 derajat untuk jarak 200 kaki. Sebuah sensornya akan membuat peta tiga dimensi dari lokasi kendaraan yang diumpankan ke sensor lainnya pada roda kiri mobil ujicoba.

Sebuah kamera video terpasang pada kaca depan untuk mengirimkan informasi mengenai rintangan, pejalan kaki, dan lampu lalu lintas ke dalam komputer di dalamnya. Radar sensor di bagian depan dan belakang juga membarikan informasi mengenai hambatan lainnya, sementara GPS, sensor gerak inersia, dan berbagai finder laser akan melakukan sisanya.

Menurut Google, teknologi ini juga membantu mobil-mobil ujicoba itu untuk bernavigasi di medan yang menantang seperti pegunungan. Dengan pengemudi yang terlatih dan operator perangkat lunak yang mengawasi prosesnya, mobil otomatis ini bisa menjadi sesuatu yang paling menarik ditunggu.
2. Dennis Hong's Driverless Car.
Seperti Google, yang lain juga telah sibuk mengembangkan sistem mengemudi otomatis. Seorang ahli teknik mesin dari Virginia Tech, Dennis Hong bersama timnya, juga mengembangkan sebuah prototipe kendaraan driverless untuk DARPA Urban Challenge. Tujuannya utuk membangun mobil bagi orang-orang yang memiliki keterbatasan fisik seperti buta dan cacat lainnya. Mobil ini dapat diprogram untuk melakukan perjalanan ke tujuan tertentu dan hanya memerlukan sedikit sekali bantuan dari pengemudinya.

Perusahaan pengembang teknologi robot, TORC, juga bekerjasama dengan Hong untuk NFB Blind Driver Challenge, sebuah kompetisi yang menampilkan kendaraan untuk digunakan orang buta. Hasilnya adalah sebuah prototipe mobil yang menggunakan sensor dan persepsi untuk kaum tunanetra agar dapat berinteraksi melalui antarmuka non-visual seperti sarung tangan getar yang menginformasikan mengenai kemudi, perangkat getar lain untuk informasi kecepatan, dan sistem yang menggunakan pola aliran udara terkompresi untuk menghasilkan gambar.
3. Free University Driverless Car
Para peneliti dari Free University di Berlin, Jerman, juga mengembangkan kendaraandriverless yang diujicobakan di jalan-jalan ibukota. Mobil Volkswagen Passat yang dijadikan percobaan dioperasikan menggunakan sistem berteknologi tinggi dari satnav, elektronik, komputer, scanner, laser, dan kamera. Seperti teknologi lain yang dikembangkan Google dan Dennis Hong, teknologi dari Jerman ini bisa melihat rintangan, pejalan kaki, dan pohon serta bereaksi terhadap lampu lalu lintas.

Menurut kepala tim penelitian dari universitas ini, Raul Rojas, mobil ini bereaksi lebih cepat dengan lingkungannya daripada manusia. Rojas juga mengatakan bahwa teknologi ini tentunya akan membuat mengemudi di masa depan menjadi lebih aman. Tetapi masalahnya adalah jika kecelakaan terjadi, siapakah yang akan disalahkan? Pengemudi ataukah pembuat teknologinya?

4. BMW's New Driverless Car
Perusahaan otomotif asal Jerman juga tak mau ketinggalan. Mereka telah menguji teknologi driverless atau kemudi otomatis, dan sistemnya bekerja dengan baik. Mereka mencoba teknologi ini pada sebuah mobil tanpa pengemudi yang diprogram untuk melintasi jalanan antara kota Munich dan Nuremberg. BMW memanfaatkan sistem seperti cruise control untuk memonitor lalu lintas, satnav, lane departure warning, dan kamera belakang. Satu-satunya peran pengemudi di sini adalah ketika sistem kehilangan arah atau ketika tidak bisa membuat perhitungan lebih lanjut.

Meskipun sangat berguna, BMW mengatakan bahwa teknologi semacam ini tidak akan bisa diproduksi massal untuk masyarakat hingga beberapa dekade lagi. Hingga saat itu tiba, teknologi ini akan berkembang lebih jauh lagi dan sistem navigasinya akan mampu mendeteksi hambatan di sekitarnya seperti pekerjaaan jalan, peringatan batas kecepatan, dan zona sekolah.

Masa depan:
Setelah disempurnakan, teknologi driverless akan sangat membantu pengendara untuk berkendara dengan aman. Hal ini khususnya sangat bermanfaat bagi orang-orang tua dan juga orang-orang dengan keterbatasan fisik. Melihat jumlah kecelakaan yang sebagian besarnya disebabkan oleh human error, sistem ini diharapkan mampu menyelamatkan jutaan nyawa. Teknologi juga dapat membantu sistem transportasi agar lebih efisien karena disinkronkan dengan lalu lintas sehingga dapat mengurangi kemacetan.

Permasalahan:
Meskipun banyak keuntungan yang didapatkan dari sistem driverless atau kemudi otomatis ini, hal yang menjadi hambatan adalah masalah teknis dan kerusakan sistemnya  sendiri. Komputer memang diketahui mampu bereaksi lebih cepat dan lebih cerdas dari otak manusia, tetapi komputer tetaplah barang elektronik yang bergantung pada  fungsi yang tepat untuk bekerja dengan baik. Jika ada sesuatu yang tidak beres dari fungsinya, maka tak pelak itu dapat menyebabkan bencana bagi pengguna. Dengan demikian, Jika teknologidriverless benar-benar menjadi kenyataan, maka akan dibutuhkan analisis secara detail akan kesiapan seluruh fungsinya agar tak menyebabkan kesalahan fatal saat dikendarai
.

FOTO: Ferrari di Atas Rel Tampung 460 Orang

Kereta ini memiliki kecepatan tertinggi 299 km/jam.


Kereta Italo buatan Ferrari (dvice.com)


VIVAnews - Krisis ekonomi yang melanda Eropa tidak menghalangi produsen otomotif terbesar di Italia, Ferrari untuk terus melakukan ekspansi. Salah satunya dengan meluncurkan kereta berbasis supercar.

Kereta Italo berbentuk peluru warna merah tua merupakan milik NTV, perusahaan yang dikepalai oleh bos Ferrari Luca di Montezemolo. Adapun tujuan diluncurkan kereta ini untuk mengambil seperempat pasar jaringan kereta pemerintah Trenitalia.

Kereta yang memiliki kecepatan tertinggi 299 km/jam, terbagi dalm tiga kelas, yakni smart (ekonomi), prima (bisnis) dan club (kelas pertama).

Kereta Ferrari ini dapat menampung 460 penumpang. Dan menawarkan fitur mewah untuk memanjakan penumpangnya. Mulai dari layar LCD yang dipasang dilangit-langit kereta, fasilitas Wi-Fi, serta kursi yang dilapisi kulit.

Setiap penumpang akan dikenakan biaya US$60 atau sekitar Rp550 ribu untuk kursi termurah. Kereta "Kuda Jingkrak" ini diharapkan mampu menarik 9 juta penumpang pada akhir 2014. (Sumber: Automotto)




Mobil Aneh Ini Dijual Rp7 Miliar

Karena bentuknya aneh, pembaca situs Carscoop menyebutnya dengan julukan "Ilglin".

Karena bentuknya aneh, pembaca situs Carscoop menyebutnya dengan julukan "Ilglin". (carscoop)


VIVAnews - Saat ini dunia otomotif semakin diminati oleh orang-orang di seluruh dunia. Bagi para juragan minyak di Arab dan Rusia, mengeluarkan uang ratusan ribu atau bahkan jutaan dolar demi sebuah mobil tentu bukan masalah.

Mobil-mobil dengan merk terkenal seperti Ferrari, McLaren, atau Rolls Royce yang berharga selangit pun sudah menjadi bagian dari koleksi orang-orang kaya tersebut.

Namun, apakah orang-orang kaya juga mau membeli mobil modifikasi dari Turki yang bentuknya aneh ini?

Melansir dari Carscoop, Kamis 26 April 2012, mobil modifikasi karya seseorang dari Turki ini terlihat di sebuah pasar online Sahibinden. Karena bentuknya yang tak lazim, pembaca situs Carscoop menyebutnya dengan julukan "Ilglin". Uniknya lagi mobil ini dijual dengan harga fantastis, hampir Rp7 miliar.

Bentuk mobil ini sekilas seperti mobil Batman dengan warna putih, bodinya lebih panjang daripada mobil-mobil sedan biasanya dan sebagian besar telah diubah dari bentuk aslinya. Pemiliknya menjelaskan bahwa mobil ini mengusung mesin V8 dari GM yang menghasilkan tenaga antara 426 hingga 450 HP.

Pemiliknya tak menyebutkan mobil ini termasuk jenis apa, tetapi jika melihat dari bentuk kusen pintu dan jendelanya, sepertinya mobil ini adalah jenis Chevrollet Camaro generasi kedua.

Kira-kira siapa yang mau merogoh kocek Rp7 miliar untuk mobil "Batman" dari Turki ini
?

10 Fitur Serba Cerdas di Mobil Masa Depan

Saat ini memang sudah banyak diterapkan teknologi canggih.


Teknologi (Autoevolution)

VIVAnews - Berbagai langkah evolusi sedang terjadi dalam perkembangan dunia otomotif saat ini. Ketika sebuah mobil telah menjadi kebutuhan dasar bagi setiap orang, tentunya akan semakin banyak mobil dengan fitur-fitur keselamatan dan teknologi canggih yang akan dikembangkan.

Sistem keamanan tentunya harus menjadi pertimbangan yang utama dalam menciptakan sebuah mobil. Di sisi lain, faktor kenyamanan dan kemudahan berkendara juga tak boleh diabaikan begitu saja.

Saat ini memang sudah banyak diterapkan teknologi canggih untuk keamanan dan kenyamanan pengendara seperti airbag, GPS, sensor kamera. Sistem seperti itu sudah menjadi bagian yang harus dimiliki oleh kendaraan-kendaraan zaman sekarang.
Lalu apa saja fitur-fitur yang akan menjadi syarat dalam sebuah kendaraan di masa depan? Menurut situs otomotif Automotto, ada 10 fitur di dalam yang bakal digandrungi. Berikut daftar lengkapnya:

1. Kamera 360 Derajat
Saat ini memang masih sedikit yang menggunakan sistem kamera dalam sebuah mobil. Sistem kamera yang dimaksud adalah mampu memberikan visibilitas dari berbagai arah kepada pengemudinya.

Teknologi ini memiliki kemampuan berotasi 360 derajat yang mampu melihat segala sudut keadaan sekeliling mobil. Hal ini tentunya akan membantu pengemudinya untuk lebih waspada terhadap bahaya dari samping dan belakang.

2. Cross-Traffic Warning System
Cross-Traffic Warning System merupakan perangkat keamanan tertinggi untuk melindungi mobil. Misalnya ketika sedang berada di tempat parkir dan pengemudi tak dapat melihat sekitarnya ketika akan berbelok, maka sistem ini akan memberikan peringatan bahwa ada kendaraan atau orang di belakangnya.

3. Built-in Refrigerator/Freezer
Built-in Refrigerator merupakan bagian interior dalam sebuah mobil. Berfungsi untuk menjaga makanan atau minuman tetap dingin. Keberadaannya menjadi sangat penting jika sedang berkendara saat musim kemarau yang panas.

4. Night Vision
Fitur ini digunakan bersama kamera untuk melihat dalam cahaya yang minim pada malam hari. Alat tersebut dipasang di bagian atas mobil bersama dengan kamera. Tentunya akan sangat membantu pengendara untuk dapat mewaspadai sekitar mobil saat berkendara di waktu malam.

5. Proximity Keys
Teknologi terbaru ini adalah favorit semua orang. Dengan fitur itu, tak ada lagi yang khawatir mobilnya akan dicuri orang.

Dengan Proximity Keys, pemilik tak perlu lagi membawa kunci mobil karena akan secara otomatis pintu mobil terbuka hanya dengan sentuhan tangan pemiliknya. Fitur ini telah dipasang pada mobil Cadillac CTS Sport Wagon terbaru.

6. Automated Off-Road System
Teknologi ini terbilang sangat keren, karena pengemudi akan bebas melaju di atas segala jenis jalanan tanpa proses yang merepotkan. Daerah berbatu, lumpur, maupun berpasir dapat dengan mudah dilewati mobil dengan fitur seperti ini.

7. Satellite Services
Fitur seperti ini sudah mulai ditemui pada beberapa mobil-mobil modern, karena memungkinkan pengemudi dan juga penumpang lainnya menikmati hiburan saat berkendara.

Sistem ini akan terkoneksi dengan jaringan internet sehingga dapat menayangkan siaran televisi, update lalu lintas, bermain game, musik, radio.

8. iDriver Controller
iDriver Controller adalah fitur canggih yang semakin memudahkan seseorang dalam mengendarai mobil dengan aman. Mobil nantinya akan berjalan dengan diatur oleh sebuah alat dengan tombol-tombol kecil yang cukup responsif dan cepat.

9. Chrysler's uConnect
Perangkat ini mampu melakukan semua perintah pengemudinya untuk melakukan banyak hal selama perjalanan. Chrysler's uConnect adalah perintah sistem suara yang dapat berbicara dengan orang di dalam mobil dan memeringatkan pengendaranya tentang keadaaan di sekitarnya.

Chrysler's uConnect juga memungkinkan pengemudi  mencapai lokasi tujuan dalam waktu cepa, karena dapat memiliki sistem navigasi yang canggih. Fitur tersebut semakin lengkap karena mampu melakukan panggilan telepon dengan orang lain.

10. Traffic 3D Analyser
Fitur mengagumkan ini akan membantu pengendara mengetahui situasi dan kondisi lalu lintas sekitar. Keuntungan lain yang didapat mobil Anda akan lebih cepat dan aman mencapai lokasi tujuan.

Traffic 3D Analyser dapat menghemat biaya bahan bakar karena waktu tempuh perjalanan menjadi lebih singkat
.


4 Mobil Masa Depan yang Terinspirasi Hewan

Inovasi bukan hanya dari segi teknologi dan fitur, tapi juga dari bentuk desain.



VIVAnews - Persaingan di industri otomotif dunia semakin ketat. Maka tak jarang dari mereka terus melakukan inovasi di setiap produknya guna menarik minat konsumen.


Inovasi bukan hanya dari segi teknologi dan fitur, tapi juga dari bentuk desain. Bahkan para produsen mobil ternama di dunia mulai mengembangkan desain beberapa mobil unik di masa depan yang diadposi dari hewan laut, yakni kepiting dan lobster.


Dilansir Carbuzz, Senin 30 April 2012, kedua hewan ini dinilai cocok untuk mewakili karakter mobil yang dibuat. Berikut daftar desain mobil masa depan yang diadposi dari kepiting dan lobster:


1. Nissan V2G
Nissan V2G (Vehicle to Grid) adalah desain mobil masa depan Nissan dengan teknologi listrik. Desainer mobil ini membuat tampilannya seperti lobster. Meski desain mobil yang memiliki dua roda di setiap cakarnya terlihat unik, Nissan tidak mengorbankan kualitas mobil.



2. Hyperion


Mobil rancangan desainer mobil, Marco Aurelio dan Galan Henriquez. Hyperion menggunakan listrik sebagai sumber tenaganya. Hyperion dibalut dengan bingkai bodi berbahan serat karbon.




3. Citroen CCrab
Saat parkir paralel menjadi kendala serius setiap mobil untuk memasukinya. Namun, bagi Citroen CCrab situasi itu sangatlah mudah. CCrab memiliki rancang roda yang bisa berputar 90 derajat untuk membuat parkir di tempat lebih sempit menjadi lebih mudah.





4. Crab concept Andrea Filogiono


Desainer mobil crab (kepiting) ini adalah Andrea Filogiono. Desain mobil konsep tersebut terlihat unik, karena lebih mirip mainan daripada sebuah mobil sebenarnya. 


Mobil ini dirancang untuk kondisi jalan di kota besar di masa depan. Mobil crab digerakkan oleh motor listrik di rodanya. Fitur unik lain adalah cangkang baja dan mampu bergerak dari sisi ke sisi. (umi)